Skip to content

Walikota Muslim Pertama di Canada

22 Oktober 2010

REPUBLIKA.CO.ID,CALGARY–Naheed Nenshi, Rabu (20/10) waktu setempat, mendapatkan tepuk tangan sambil berdiri (standing ovation) selama pidato pertamanya sebagai Walikota Calgary terpilih. Hari itu, dia menyampaikan pidatonya di sebuah acara makan siang Club Kanada di Calgary.

”Kota di mana seorang anak tumbuh di Marlborough akhirnya bisa berdiri di podium ini, di depan Klub Canada, dan saya pikir ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa,” ujar Nenshi.

Nenshi adalah seorang Muslim kelahiran Toronto dengan orangtua keturunan India yang berimigrasi ke Kanada dari Tanzania. Namun latar belakangnya yang Muslim tak mempengaruhi warga Calgary untuk tetap memilihnya sebagai Walikota.

Warga Calgary tampaknya bersikap obyektif dengan memilih Nenshi karena pengalamannya pernah bertugas di Harvard dan McKinsey & Co, sebuah perusahaan konsultasi manajemen yang ternama, serta keterlibatannya dalam isu-isu sipil dan kelompok nonprofit. Ditambah lagi, dia juga menawarkan ide-idenya untuk mengembangkan kotanya.

Dalam kampanyenya, Nenshi tidak memainkan isu-isu keragaman atau pun mendekatkan dirinya pada kontituen etnis tertentu. Dia diminta untuk dilihat sebagai politikus, bukan etno-politikus. Dan isu-isu tersebut ternyata bisa diterima warga Calgary.

Berita analis Cocede menilai, latar belakang agamanya sebagai isu nomor buncit yang menarik perhatian pemilih. ”Bahkan, itu tak dianggap sebagai isu selama kampanye,” ujar Marcus McGee dari The Globe and Mail.

”Sejak awal pencalonan dirinya, dia sudah menawarkan ide-ide yang baru, meski seringkali ide-ide itu rumit sehingga makan waktu untuk dijelaskan,” tambah McGee. ”Dan itu berhasil. Orang-orang menyukainya karena menghormati kepandaiannya.”

Awalnya, Nenshi dianggap tak mungkin memenangkan pemilihan Walikota ini karena harus berhadapan pesaingnya yang lebih diunggulkan, yakni dengan seorang anggota tertua Dewan Kota, Ric Mclver, dan mantan presenter TV Barb Higgins.

Bahkan dalam jejak pendapat yang dilakukan empat pekan lalu, Nenshi hanya mendapatkan dukungan sekitar delapan persen suara. Namun saat perhitungan suara dilakukan Senin malam lalu, dia ternyata berhasil mengalahkan kedua pesaingnya dengan perolehan suara sebanyak 40 persen.

”Islam rahmatan lil `alamin’ :TA/22 Oktober 2010

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: