Skip to content

Irema dan Hj. Irene ( Mantan Biarawati )

22 Oktober 2010

Pada awal tahun 2009, IREMA di undang melalui YPMA dari DKM PKC (PT Pupuk Kujang Cikampek) untuk menghadiri tabligh akbar yang dibawakan oleh Hj. Irene seorang mantan biarawati yang menjadi muslimah. Buku terbitannya yang berjudul “ISLAM DIHUJAT” telah membawa informasi yang memberitakan bahwa sebagian dari kalangan Nasrani ddan Yahudi tidak suka akan perkembangan ISLAM di dunia.

(Pada saat bubar acara, salah satu anggota irema meminta tanda-tangan Hj. Irene Handono atas bukunya yang berjudul “ISLAM DIHUJAT”.

 

Salah satu bagian dari tausiyahnya ialah, kita ummat islam dihimbau agar memboikot/tidak membeli produk ISRAEL yang keuntungannya digunakan untuk membantai kaum muslimin di Palestina akibat agresi militer ISRAEL yang membabi buta membunuh mulai dari bayi, anak-anak dan orang dewasa, kaum muslimin di Tanah Palestina. Sedikit dari jenis produk Israel tersebut bisa dilihat pada gambar.

 

 

Bahkan, kata beliau, khusus mencermati produk minuman soda yang sudah sangat familiar dengan kita, ternyata membahayakan bagi kesehatan, konon kabarnya, produk coca-cola tersebut di suatu negara bahkan hanya digunakan sebagai pestisida yakni bahan untuk mengusir hama pada tanaman.

Lebih dalam beliau memaparkan, mengenai arti merk coca cola (lihat gambar bagian kiri), jika direka ulang, ternyata dasar dari rancang logo tersebut berbahasa arab yang kurang lebih berbunyai “LA MUHAMMAD LA MECCA” yang artinya “Tidak dengan Muhammad dan Tidak dengan Mekkah”.

Pada akhirnya, apa yang dapat dipetik oleh jamaah yang hadir pada saat itu, khususnya bagi anggota IREMA bahwasannya hikmah yang dapat ditarik ialah, kita sebagi muslim harus mempererat tali persaudaraan demi menggalang kekuatan untuk menghadang ancaman yang nanti datangnya dari dalam, terlebih dari luar yang ingin mengoyak-ngoyak akidah keimanan kita dan pada akhirnya menjajah kehidupan kita, kemudian selalu berhati-hati dan cermat dalam membeli suatu produk, sehingga tidak mendatangkan kemudharatan bagi umat muslim lainnya. Namun kita pun harus bisa mendukung produk islami, dan bahkan meningkatkan kualitas produk islami tersebut agar umat islam lebih maju dan tidak selalu dijajah oleh produk-produk yang datangnya dari kaum kafir laknatullah.

 

Red: Taufiq Akbar

Sebagai informasi tambahan, ada juga yang mengartikan bahwa PEPSI itu singkatan dari “Pay Every Penny to Save Israel” artinya bayar setiap sen (dollar) untuk menyelamatkan Israel. Kita memang harus berlaku hati-hati terhadap produk konsumsi yang bersifat remang-remang (syubhat)- belum jelas halal dan haramnya, dan yang jelas, masih banyak produk pengganti yang lebih aman dan memberi manfaat yang jelas, khususnya yang bersifat minuman, seperti jus, sirup, bandrek, atau bajigur.

Seperti yang disarankan pada gambar di bawah ini, yang menyatakan bahwa Coca-Cola atau Pepsi mengandung ekstrat elemen babi yang menyebabkan kanker dan penyakit-penyakit lain, serta saran bahwa masih banyak produk subtitusi lain yang lebih aman dan memberikan manfaat kesehatan. Bahkan press ini menyatakan bahwa kedua produk tersebut bersifat HARAM, (SUMBER : http://wahyoe.wordpress.com/2007/12/07/coca-cola-haram/).

 

Sebuah artikelyang menjelaskan kandungan babi pada coca cola dan pesi sehingga hukumnya haram mengkonsumsi kedua produk tersebut (wallahu`alam).

2 Komentar leave one →
  1. Save My Indonesia permalink
    1 November 2010 11:13 pm

    Jika memang produk2 yang ditampilkan di situ buatan Israel…kenapa Deprindag, Depkes dan MUI meloloskan merek2 itu..?? dari manakah kebenaran Produk2 itu made in Israel, padahal jelas Isral tidak membuat produk itu…apa ini salah satu cara memojokan suatu Icon dagang..lalu apa yang harus di lakukan? apa harus membeli produk yang berjiwa muslim?? apa ada produk yang serupa?? seperti Danone…meproduksi Kue dan telah bergabung dengan minuman Mineral Aqua, Nestle…dsb nya??
    Ketika manusia yang satu memojokan satu kelompok karena suatu keberhasilannya, itu tandanya tidak mampu untuk berbuat lebih…lebih baik..jadikan dirimu berguna..bukan untuk mengahasut..APAKAH DIRIMU SUDAH BENAR??/

    • 3 November 2010 9:55 pm

      sebelumnya makasih sudah mampir di blog ini🙂

      yang menjadi substansi pesan tulisan di atas kurang lebih seperti halnya dulu pernah ada slogan ”CINTAI PRODUK DALAM NEGERI”, yang bermakna, kita tidak sekedar ‘membeli’ produk lokal, namun ada maksud lainnya yakni untuk mendorong kemajuan ekonomi dalam negeri, menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tidak memperkaya orang luar dengan membeli produk-produknya, namun memperkaya bangsa sendiri dengan membeli produk dalam negeri.
      Sekarang tengok ke produk luar yang notabene pemilik sahamnya berasal dari kalangan yahudi, israel. Jika kita memperkaya mereka dengan terus membeli produk,, maka apa yang terjadi…..!!?? (keuntungan besar -pajak/hukum ekonomi/ yang pada akhirnya digunakan untuk menopang sifat barbar bangsa Yahudi)
      Di sisi lain, jelas pemerintah tidak bisa memboikot karena produk tersebut dari ISRAEL. Hanya bisa jika kita paham akan makna yang tak tersirat.
      Untuk produk tertentu yang di anggap “haram”, dan tidak ada release resmi yg dikeluarkan oleh MUI dll. (pihak pemerintah), hal itu berbeda kasusnya di tiap negara (tulisan/kasus di atas berasal dari luar negeri)
      Namun pada intinya, produk-produk tersebut barangkali jatuh ke dalam posisi syubhat, alias remang-remang. Nah, sebagai muslim yang cermat, tentunya untuk urusan syubhat sebaiknya ditinggalkan.

      Mudah-mudahan berkenan.
      Wassalam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: